Baginya Tuhan telah mati
Trus merafal mantra
AgarTuhan itu hidup kembali
Tapi setiap mengucap selalu saja ada yang salah
Ia mencari catatan catatan mantrayang ia dapatkan
Ia dalam kebingungan
Malu karena ia tidak bisa menjaga dengan baik
Catatan catatan itu telah basah terkena hujan
Sehingga ia kehilangan huruf di dalam kata
Dan tiap tiap kata telah lepas dari kalimatnya
Hingga di sana berjuta juta abjad berserakan
Sebenarnya ia masih dapat ingat
Dengan alphabet maupun angka
Tapi ia kesulitan memilah , mengeja , menyusun
Sebuah kata kalimat hingga menjadi bait mantra
Matanya telah rabun dan buta warna
Yang bisa lakukan dengan meraba
Meski tangannya kesemutan
Saat ini tak seorangpun mengetahuinya
Yang bisa ia lakukan hanya menangis
Dalam kesendirian.
Siapa tahu air matanya menjadi Mantra
Mantra yang bisamenghidupkan Tuhan


