Kamis, 03 September 2009

Kegusaran Sang Sufi

Baginya Tuhan telah mati

Trus merafal mantra

AgarTuhan itu hidup kembali

Tapi setiap mengucap selalu saja ada yang salah

Ia mencari catatan catatan mantrayang ia dapatkan

Ia dalam kebingungan


Malu karena ia tidak bisa menjaga dengan baik

Catatan catatan itu telah basah terkena hujan

Sehingga ia kehilangan huruf di dalam kata

Dan tiap tiap kata telah lepas dari kalimatnya

Hingga di sana berjuta juta abjad berserakan


Sebenarnya ia masih dapat ingat

Dengan alphabet maupun angka

Tapi ia kesulitan memilah , mengeja , menyusun

Sebuah kata kalimat hingga menjadi bait mantra

Matanya telah rabun dan buta warna

Yang bisa lakukan dengan meraba

Meski tangannya kesemutan


Saat ini tak seorangpun mengetahuinya

Yang bisa ia lakukan hanya menangis

Dalam kesendirian.

Siapa tahu air matanya menjadi Mantra

Mantra yang bisamenghidupkan Tuhan

Jejak Duka Sang Sufi

Baginya Tuhan telah mati

Trus merafal mantra

AgarTuhan itu hidup kembali

Tapi setiap mengucap selalu saja ada yang salah

Ia mencari catatan catatan mantra yang ia dapatkan

Ia dalam kebingungan


Malu karena ia tidak bisa menjaga dengan baik

Catatan catatan itu telah basah terkena hujan

Sehingga ia kehilangan huruf di dalam kata

Dan tiap tiap kata telah lepas dari kalimatnya

Hingga di sana berjuta juta abjad berserakan


Sebenarnya ia masih dapat ingat

Dengan alphabet maupun angka

Tapi ia kesulitan memilah , mengeja , menyusun

Sebuah kata kalimat hingga menjadi bait mantra

Matanya telah rabun dan buta warna

Yang bisa lakukan dengan meraba

Meski tangannya kesemutan


Saat ini tak seorangpun mengetahuinya

Yang bisa ia lakukan hanya menangis

Dalam kesendirian.

Siapa tahu air matanya menjadi Mantra

Mantra yang bisamenghidupkan Tuhan
Kemasyhuran , sex , uang dan kekuasaan punya fungsinya sediri sendiri dalam hidup.Dan hidup memang mustahil tanpa orang orang yang resah tentang hal itu. Hidup juga akan membusuk jika kita hanya berdesak desak di situ.

Rabu, 08 Juli 2009

Mendaki Bersama Cinta


Jalan Cinta jalan sunyi
Jalan sunyi dari pengharapan
Jalan sunyi dari prasangka
Jalan sunyi dari kesombongan

Jalan cinta jalan sunyi

Sesunyi jalan itu sendiri
Sendiri dalam menanti
Menanti hitam putih tapak diri

Tapak jejak pasti ada
Tapak jejak pasti nampak
Nampak dihati insan tenang
Nampak samar insan congkak

Insan tak akan mendapatkan
Kecuali sisa ceceran nafsu belaka
Insan mendapatkan apa yang mereka korbankan
Persembahan tutlus kepada sang maha segalanya